Vuvuzela

Sy comot begitu saja dari sini

Untuk pertama kalinya Piala Dunia akan berlangsung di bumi Afrika. Semangat global sepakbola akan berbenturan dengan kultur lokal Afrika Selatan.

Salah satunya adalah Vuvuzela, terompet khas Afrika Selatan. Warga Afsel sono kayaknya tidak sah klo nonton bola -di stadion- tanpa meniup Vuvuzela sepanjang pertandingan.

Menyimak perhelatan Piala Konfederasi lalu, buat Sy suara terompet ini sangat mengganggu. Rasanya stadion seperti dirubung tawon. Kenikmatan Sy menonton jadi terusik. Atmosfer pertandingan jadi hilang dan hambar. Pun nyanyian dan atraksi suporter dari tiap negara yang merupakan hiburan tersendiri jadi ketutup. (yup, sy memang lagi hiperbolis :p).

Klo saja suara dari Vuvuzela ini mempunyai irama, tentunya bisa jadi warna tersendiri. Alih-alih, pola suaranya lebih mirip orang mencet klakson dengan lama dan bersambung-sambung dengan suara klakson dari mobil lain. Huh.

Mudah-mudahan saja FIFA punya jurus ampuh untuk ngatasin tawon eh Vuvuzela ini.

Advertisement

There are no comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.